Yogyakarta tidak pernah habis menawarkan kuliner khas yang menggoda, dan salah satu yang paling unik adalah Sate Klathak. Tidak seperti sate pada umumnya yang menggunakan tusuk bambu, sate ini memakai tusuk jeruji besi. Keunikan inilah yang membuat Sate Klathak menjadi ikon kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Jogja.
Asal-Usul Nama “Sate Klathak”
Nama “klathak” berasal dari suara klathak-klathak yang muncul saat daging kambing dipanggang menggunakan jeruji besi. Bunyi ini menjadi ciri khas proses memasak sate tersebut.
Kuliner ini berasal dari daerah Pleret, Bantul, yang sampai sekarang masih menjadi pusat Sate Klathak paling terkenal.
Keunikan Sate Klathak
1. Menggunakan Tusuk Jeruji Besi
Inilah ciri paling nyentrik. Jeruji besi ini memiliki fungsi khusus:
- menghantarkan panas secara merata
- membuat daging matang hingga bagian dalam
- menghasilkan tekstur empuk dan juicy
Tidak ada sate lain yang memakai teknik serupa.
2. Bumbu Sederhana, Rasa Luar Biasa
Sate Klathak tidak menggunakan bumbu kacang atau kecap. Bumbunya hanya:
- garam
- sedikit lada
Sederhana, tapi inilah yang membuat rasa daging kambingnya muncul alami dan kuat.
3. Disajikan dengan Kuah Gulai
Keunikan lain adalah penyajiannya. Setelah dipanggang, sate disajikan bersama kuah gulai encer yang gurih. Perpaduan smoky dari sate dan gurihnya kuah membuat rasanya berbeda dari sate lain.
Cara Memasak Sate Klathak
- Daging kambing dipotong besar-besar.
- Diberi bumbu sederhana (garam & lada).
- Ditusuk menggunakan jeruji besi.
- Dipanggang di atas bara hingga kecokelatan.
- Disajikan bersama nasi dan kuah gulai.
Kesederhanaan proses ini justru membuat rasa daging kambing lebih menonjol dan segar.
Mengapa Harus Mencoba Sate Klathak?
- Rasanya unik, tidak seperti sate lain
- Tekstur daging super empuk
- Aroma panggangan kuat
- Perpaduan kuah gulai memberi sensasi berbeda
Tidak heran, banyak wisatawan rela antre panjang untuk mencicipinya.
Tips Menikmati Sate Klathak
- paling enak dimakan saat hangat
- cocok dipadukan dengan es teh atau teh hangat
- jika tidak suka kambing bau prengus, Sate Klathak terkenal minim bau
- porsi cukup besar, jadi siapkan perut kosong!
FAQ – Sate Klathak
1. Apakah Sate Klathak hanya ada di Jogja?
Pusatnya di Jogja, khususnya Pleret, Bantul.
2. Apakah dagingnya berbau prengus?
Tidak. Teknik panggang jeruji membuat aroma lebih bersih.
3. Apakah sate ini pedas?
Tidak, bumbunya sangat sederhana.